Perindo Bukittinggi Sampaikan Duka Mendalam, Riyan Permana Putra: “Minangkabau Kehilangan Penjaga Nilai”

Perindo Bukittinggi Sampaikan Duka Mendalam, Riyan Permana Putra: “Minangkabau Kehilangan Penjaga Nilai”

Bukittinggi — Kabar wafatnya tokoh adat Minangkabau, Angku Yus Datuak Parpatiah Guguak, pada Sabtu (28/3/2026) pukul 16.30 WIB, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat, baik di ranah maupun di perantauan.

Pimpinan DPD Partai Perindo Bukittinggi, Riyan Permana Putra, menyampaikan belasungkawa yang tulus atas berpulangnya sosok yang dikenal sebagai maestro gurindam, petatah-petitih, dan penjaga nilai-nilai adat Minangkabau tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka. Minangkabau hari ini kehilangan salah satu penjaga nilai, penjaga kata, dan penjaga arah,” ujar Riyan dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, almarhum bukan sekadar tokoh adat, tetapi juga guru kehidupan yang melalui kata-kata sederhana mampu menanamkan nilai yang dalam kepada generasi Minangkabau.

“Beliau tidak hanya menyampaikan adat, tetapi menghidupkannya. Gurindam dan pituah beliau bukan sekadar kata-kata, tetapi menjadi pegangan hidup bagi banyak orang, terutama generasi muda di tengah perubahan zaman,” tambahnya.

Riyan menilai, konsistensi almarhum dalam menjaga falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah merupakan warisan besar yang harus dijaga bersama.

“Di tengah dunia yang terus berubah, sosok seperti beliau adalah pengingat bahwa identitas tidak boleh hilang. Adat bukan untuk dikenang, tetapi untuk dijalankan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Minangkabau, untuk melanjutkan perjuangan almarhum dalam menjaga nilai dan jati diri.

“Kepergian beliau adalah kehilangan, tetapi juga amanah. Tugas kita hari ini adalah memastikan nilai-nilai yang beliau jaga tidak ikut hilang bersama kepergiannya,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan, Partai Perindo Bukittinggi mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik. Al-Fatihah,” tutup Riyan.

Diketahui, almarhum akan dimakamkan pada Minggu pagi (29/3/2026) di kawasan dekat Masjid Syekh Muhammad Amrullah, Kenagarian Sungai Batang, Kabupaten Agam.(*)